PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK SKALA RUMAH TANGGA BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN SUNGAI LIAT

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Imam Rosadi

Abstract

Bertambahnya populasi penduduk, jumlah produk dan pola konsumsi masyarakat berdampak pada peningkatan produksi sampah. Salah satu cara yang harus dilakukan untuk mengatasi paningkatan volume sampah tersebut adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Langkah yang harus diambil untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat yakni memberikan pelatihan pengolahan sampah menjadi kompos. Pelatihan pengolahan sampah berbasis masyarakat di Kecamatan Sungailiat bertujuan untuk: (1) Terciptanya masyarakat Kecamatan Sungailiat yang mandiri dan terampil dalam memilah sampah  (2) Terciptanya masyarakat Kecamatan Sungailiat yang terampil dalam megolah sampah rumah tangga menjadi kompos dengan metode drum komposter dan takakura. Metode pelaksanaan pelatihan adalah dengan ceramah, tanya jawab, wawancara, simulasi dan praktek. Hasil pelatihan menunjukan bahwa partisipasi dan antusias peserta sangat tinggi; pemahaman peserta terhadap pemilahan sampah sangat baik (100% peserta memahami); dan pemahaman peserta terhadap pengolahan sampah sudah baik (90% peserta memahami). Namun demikian Perlu diselenggarakan pelatihan-pelatihan pengomposan secara berkelanjutan yang diikiuti oleh lebih banyak peserta dari kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bangka, sehingga target pengurangan sampah ditingkat kabupaten bisa tercapai.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##